Assalamua’laikum…
Ketemu lagi,lagi, dan selalu lagi sama tulisan saya di sini
Piye Kabare? Semoga selalu sehat aja ya..
Ketemu lagi,lagi, dan selalu lagi sama tulisan saya di sini
Piye Kabare? Semoga selalu sehat aja ya..
![]() |
| Seftya di SMK Negeri 9 Medan |
Hari ini ceritanya saya baru saja mengikuti sebuah kegiatan,
dimana banyak orang berkumpul dan membericarakan suatu hal atau yang sering
disebut TM (Technical Meeting) dalam rangka mengikuti Festival Film dan Teater Anak
2016. Event tahunan yang selalu memperlombakan film fiksi dan documenter dan
teater kreasi anak. Acara ini berlangsung di Aula SMK Negeri 9 Medan.
![]() |
| Aula SMK Negeri 9 Medan |
Untuk tema tahun ini adalah Pendidikan untuk SEMUA “Education
for ALL”. Di sana kami mendapat arahan oleh Bang Ismail tentang aturan-aturan
wajib film dan teater yang boleh diikutsertakan. Mau tahu apa aja? Tapi yang
saya tulis di sini beberapa aturan tentang filmnya saja, karena memang itu yang
akan saya dan teman-teman saya ikuti.
Pertama, film yang kita produksi tidak boleh mengandung unsur
kekerasan. Kenapa? Karena film tersebut nantinya akan diperuntukkan untuk para anak-anak.
Dan sangat tidak baik kalau masih kecil saja mereka sudah mendapat tontonan
yang bisa merusak mental mereka nantinya.
Kedua, film harus dibuat oleh anak-anak atau remaja. Mulai
dari 7 tahun sampai 20 tahun. Kenapa? Dari judul eventnya saja kita sudah bisa
tahu. Festival Film Anak, jadi filmnya harus dari anak, untuk anak, dan oleh
anak. Wah, kayak demokrasi menurut Abraham Lincon saja.
Kalau sudah lewat 20 tahun gimana? Ya, tidak bisa ikutlah.
Mereka hanya boleh menjadi pengarah atau pembimbing saja.
Selanjutnya, durasi maksimal film adalah 15 menit. Kenapa? Panitia
acara tidak pernah mau memberatkan anak-anak. Karena seluruh prosesnya akan
dikerjakan oleh mereka yang hampir seluruh pesertanya masih berstatus sebagai pelajar
yang harus membagi waktu antara sekolah dan syuting.
![]() |
| Banyak banget kan ketentuannya |
Kru filmnya juga minimal harus berjumlah 3 orang. Mungkin
untuk sutradara, kameraman dan editor. Dan untuk jumlah maksimalnya adalah 15
orang sudah terhitung pemain dan kru.
Produksi film bisa dimulai dari tanggal 04 September sampai 13
Oktober 2016. Deadline penyerahan berkas dan filmnya di tanggal 14 Oktober
2016. Penjurian akan dilaksanak pada 18 sampai 19 Oktober 2016. Screening film
atau nonton bareng seluruh film yang dilombakan dilaksanakan pada 20-21 Oktober
2016. Dan yang terakhir, yang paling ditunggu-tunggu oleh seluruh peserta
adalah penganugerahan FFA yaitu pada tanggal 29 Oktober 2016.
Oh ya, FFTA ini juga bekerja sama dengan PKPA atau Pusat
Kajian dan Perlindungan Anak. Itu sebabnya festival ini diselenggarakan sesuai
dengan kebutuhan dan kemampuan anak-anak.
![]() |
| Sebelum pulang foto dulu |





0 Comments:
Post a Comment